Advertisement Advertisement Advertisement
 
 
Lost Password?
APSyFI: The national textile industry is headed for a trade deficit, 2018 exports grow 1% and imports grow 14% (yoy).--IKATSI: The growth of the national textile industry is still hampered by floods of imports, Indonesia needs a clothing security law.


	
Product
Find millions of selling leads from around the world,now!
Featured Company
TIFICO FIBER INDONESIA PT (PT. TIFICO)
PAN ASIA, PT
SUSILIA INDAH SYNTHETIC FIBERS INDUSTRIES, PT (SULINDAFIN)
Pollyfin Canggih, PT
PT. TESTEX TESTING AND CERTIFICATION

Data & Statistic
  INDONESIA' EXPORTS / IMPORTS OF TEXTILE COMMODITIES
  Indonesia Manufacturing Export Import Data

Special Feature
  Texprocess presents ‘Digital Textile Micro Factory’ for the first time
Home arrow Latest News arrow The cause of Solo Exports Decline


				
			
			
The cause of Solo Exports Decline PDF Print E-mail
Written by Maizer   
Tuesday, 16 August 2016

Head of Division (Head) Department of Trade Industry and Trade (Disperindag) Solo, Sri Redjeki Sapardina Kusumo Wardani, said the value of exports is highest in January, which reached US $ 3.01 million which most contributed by the textile and textile products (TPT). These values continue to decline to only US $ 1.34 million in June.

 

"The first semester of this year continued to decline from month to month are affected by the world economic downturn," said a woman who was familiarly called Dina's.

 

The export value of the first half was only about US $ 12.08 million with volume reaching 2.59 million kg. Whereas last year's first quarter, the realization has reached US $ 11.001 million to 1.7 million kg. Batik textile products and export amount steadily declining since February. In the second month of this year was the export of 73610.96 kg with a value of $ 1.33 million to stay 15274.77 kg or US $ 289,936.1.

 

Batik is also experiencing fluctuations in exports, from US $ 998,925.3 with volume 60537.62 kg in January. Had dropped to US $ 413,481.6 as much as 22018.07 kg but in April but later improved performance in June to US $ 756,824.7 with volume 55095.63 kg.

 

Vice Chairman of the Indonesian Textile Association (API) Java, Liliek Setiawan, recognizes the international market is currently sluggish exports so not much was done. Therefore, the textile entrepreneurs are now starting to focus work on the domestic market in line with the increase in per capita income so that people's purchasing power increases.

 

Wood furniture and rattan furniture also fluctuated with the best export performance in April as many as 31 061 kg or US $ 61,397.26 and the lowest performance in February were only 8,690 kg valued at US $ 16,005.31. Similarly, the export of rattan furniture exports suffered most in February for US $ 175,903.08 kg weighing 39882.89 and the lowest in May that only US $ 6,073.78 or 1,390 kg.

 

 

Penyebab Ekpor Kota Solo Menurun

 

 

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Solo, Sri Redjeki Sapardina Kusumo Wardani, mengatakan nilai ekspor paling tinggi terjadi pada Januari yang mencapai US$3,01 juta yang paling banyak disumbang oleh tekstil dan produk tekstil (TPT). Nilai ini terus merosot hingga hanya US$1,34 juta pada Juni.

 

“Semester I tahun ini terus menurun dari bulan ke bulan yang dipengaruhi oleh melemahnya ekonomi dunia,” ungkap wanita yang akrab disapa Dina ini .

 

Nilai ekspor semester I hanya sekitar US$12,08 juta dengan volume mencapai 2,59 juta kg. Padahal triwulan pertama tahun lalu, realisasi sudah mencapai US$11,001 juta dengan 1,7 juta kg. Produk TPT dan batik terus mengalami penurunan jumlah ekspor sejak Februari. Di bulan kedua tahun ini tercatat ekspor sebanyak 73.610,96 kg dengan nilai US$1,33 juta menjadi tinggal 15.274,77 kg atau senilai US$289.936,1.

 

Batik juga mengalami fluktuasi ekspor, dari US$998.925,3 dengan volume 60.537,62 kg pada Januari. Sempat turun menjadi US$413.481,6 sebanyak 22.018,07 kg tapi pada April tapi kinerja kemudian membaik pada Juni menjadi US$756.824,7 dengan volume 55.095,63 kg.

 

Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jateng, Liliek Setiawan, mengakui pasar internasional saat ini sedang lesu sehingga tidak banyak ekspor yang dilakukan. Oleh karena itu, pengusaha TPT saat ini mulai fokus menggarap pasar dalam negeri seiring dengan meningkatkan pendapatan per kapita sehingga daya beli masyarakat meningkat.

 

Mebel kayu dan mebel rotan juga mengalami fluktuasi dengan kinerja ekspor terbaik pada April sebanyak 31.061 kg atau US$61.397,26 dan kinerja terendah pada Februari yang hanya 8.690 kg senilai US$16.005,31. Begitu pula ekspor mebel rotan yang mengalami ekspor paling banyak pada Februari senilai US$175.903,08 seberat 39.882,89 kg dan terendah pada Mei yang hanya US$6.073,78 atau 1.390 kg.

 

Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Soloraya, Adi Dharma Santoso, mengatakan ekspor mebel Indonesia saat ini kalah dengan Vietnam, India, dan Tiongkok. Dia menyampaikan kinerja ekspor mengalami fluktuasi tapi hal ini sudah lebih baik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

 

Meski begitu, pertumbuhan yang ada belum sesuai dengan harapan yang ingin dicapai. Oleh karena itu, HIMKI saat ini berupaya untuk juga fokus menggarap pasar dalam negeri supaya tetap bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

 

 

 
		
More Latest News & Recent
The Textile Industry in Ramadhan This Tends Decline 40%
The Textile Association Feel the Impact of China-American Trade War
Textile Entrepreneurs Request Government to Concern About Difficulties in Raw Materials
Textile and Garment Entrepreneurs in West Java Complain of Expensive Labor Wages
BRÜCKNER on ITMA 2019
Latest Selling Leads
kain twill kembang 2019-03-26
Printmate 2017-10-27
Label 2017-04-07
Canvas Fabric 2016-04-29
POST   |   MORE
Latest Buying Leads
kain katun jepang 2019-03-26
Cari Kain 2019-03-26
Twill Pants 2017-04-07
All Finish Fabric 2016-03-21
POST   |   MORE
  EXPERT PERSPECTIVE
Export Perspective of Textiles Industry
Suharno
IKATSI Chairman
Export Perspective of Textiles Industry
Read more...
Advertisement
Advertisement
Advertisement
 
 | Home | About Us | Contact Us | Organization Link | Our Publication | Advertisement | Sitemap | CSR | Term & Condition  | 
Copyright © 2008, All rights reserved by CV. Gaindo Pratama Indonesia.