J&T Express memperkuat komitmennya terhadap penerapan prinsip keberlanjutan melalui pengolahan kembali seragam operasional kurir yang sudah tidak digunakan. Material dari seragam bekas tersebut diolah menjadi berbagai produk baru yang tetap memiliki fungsi dan nilai guna.
Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) mendorong pemerintah untuk memiliki acuan upah minimum yang lebih seragam di seluruh daerah. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk mengurangi kesenjangan biaya tenaga kerja sekaligus mencegah industri padat karya berpindah ke wilayah yang menawarkan upah lebih rendah.
Kain songket tidak hanya menjadi bagian dari busana tradisional Palembang, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk fesyen yang mengikuti kebutuhan masyarakat modern. Salah satunya diwujudkan melalui peci songket yang memadukan kekayaan motif lokal dengan kebutuhan fesyen muslim.
Tren membeli pakaian bekas atau thrifting yang semakin populer di kalangan masyarakat ternyata turut menyisakan persoalan lingkungan. Pakaian bekas yang tidak terjual berpotensi menambah timbunan sampah tekstil di tempat pembuangan akhir (TPA).
Tren membeli pakaian murah khusus untuk digunakan saat berlibur tengah berkembang di China. Pakaian tersebut biasanya dipakai hanya sekali atau beberapa kali selama perjalanan, terutama untuk menunjang penampilan ketika berfoto di berbagai destinasi wisata. Meski dinilai praktis dan ekonomis, kebiasaan ini mulai mendapat sorotan karena berpotensi memperbesar persoalan limbah tekstil.
Page 1 of 133