Pemerintah terus mendorong penguatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional melalui konsolidasi perusahaan milik negara. Namun, pengembangan sektor tersebut dinilai tidak bisa hanya mengandalkan badan usaha milik negara (BUMN), melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif pelaku usaha swasta.

Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama Danantara berencana membangun ekosistem industri tekstil nasional dalam satu kawasan terintegrasi. Langkah ini ditujukan untuk menghidupkan kembali industri tekstil Tanah Air, mulai dari sektor hulu hingga hilir, sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) mencatatkan kinerja positif sepanjang kuartal III-2026. Emiten tekstil dan produk fashion tersebut membukukan penjualan konsolidasi sebesar Rp483 miliar, tumbuh 16,9% secara tahunan (year-on-year/YoY). Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba bersih perseroan melonjak 54,6% menjadi Rp14,1 miliar.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyiapkan langkah strategis untuk mendorong kebangkitan industri tekstil nasional. Upaya tersebut akan dilakukan melalui pengembangan ekosistem industri yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir dalam satu kawasan.