Program Studi Rekayasa Tekstil (Rekateks), Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) sukses menyelenggarakan rangkaian International Sustainable Textile Innovation Competition (ISTIC) 2026 pada 15–17 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mengembangkan gagasan dan inovasi dalam mewujudkan industri tekstil yang berkelanjutan.
Upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Magetan terus didorong melalui kolaborasi antara kepolisian dan dunia usaha. Salah satunya dilakukan Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji dengan mendorong perusahaan tekstil meningkatkan kapasitas produksi agar dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor ekonomi kreatif melalui pengembangan kompetensi dan sertifikasi profesi di berbagai daerah. Kali ini, Yogyakarta menjadi salah satu pusat pengembangan talenta fesyen melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan Sertifikasi Kompetensi Subsektor Fesyen dengan skema Asisten Junior Designer.
Pemerintah mengambil langkah untuk mempercepat pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi kepada pelaku usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri padat karya. Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga likuiditas perusahaan, memperkuat arus kas, dan memastikan kegiatan produksi tetap berjalan di tengah kebutuhan dunia usaha terhadap modal kerja.
Industri fesyen global tengah menghadapi tantangan besar akibat meningkatnya produksi pakaian dan pola konsumsi masyarakat yang semakin cepat. Dalam 15 tahun terakhir, produksi tekstil meningkat berlipat ganda dan menghasilkan sekitar 92 juta ton limbah setiap tahun. Kondisi ini tidak terlepas dari berkembangnya tren fast fashion yang menawarkan pakaian dengan harga murah dan pergantian model dalam waktu singkat, tetapi menyisakan persoalan lingkungan yang semakin kompleks.