Kementerian Perdagangan (Kemendag) berhasil mempertahankan akses pasar ekspor Indonesia senilai 437 juta dolar AS atau sekitar Rp7,34 triliun setelah memenangkan sejumlah sengketa dagang melawan Uni Eropa di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sepanjang 2025. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga daya saing produk nasional di tengah dinamika perdagangan global yang semakin kompetitif.

Pemerintah Kota Probolinggo memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dihadirkan Perkumpulan Peduli Sampah (PAPESA) melalui program Barang Bekas Berkualitas (BARBEKQU). Program yang resmi diluncurkan saat Car Free Day (CFD) di Jalan Suroyo, Minggu (19/7/2026), dinilai menjadi solusi nyata dalam mengurangi limbah tekstil sekaligus memperkuat gerakan sosial berbasis kepedulian lingkungan.

Pemerintah mempercepat proses pengesahan Indonesia–Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA) sebagai upaya memperluas jangkauan ekspor nasional ke kawasan Amerika Latin. Melalui perjanjian tersebut, Indonesia akan memperoleh tarif preferensi untuk ribuan produk ekspor sekaligus membuka akses menuju pasar regional yang memiliki sekitar 649 juta penduduk.

Percepatan pengesahan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Peru (IP-CEPA) diyakini akan membuka peluang ekspor yang lebih besar bagi berbagai produk unggulan Indonesia, termasuk tekstil dan pakaian jadi, ke pasar Amerika Latin. Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (16/7).

Dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Ketua Program Studi Kriya Tekstil dan Fashion (KTF) UM Bandung, Ken Atik, terpilih sebagai salah satu seniman yang berpartisipasi dalam Pameran Prakriti–Pustaka–Padma 2026 yang berlangsung di Museum ARMA (Anak Agung Rai Museum of Art), Ubud, Bali.