Pemerintah terus mempercepat transformasi sektor manufaktur menuju industri yang lebih berkelanjutan melalui penguatan kawasan industri hijau. Sebagai langkah nyata, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meresmikan Eco-Industrial Park Center (EIP Center) di Gedung Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0, Jakarta. Kehadiran pusat ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam mendorong kawasan industri yang lebih efisien, rendah emisi, serta menerapkan prinsip ekonomi sirkular.

Mazda Indonesia menghadirkan konsep berbeda dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan memadukan dunia otomotif dan seni melalui kolaborasi bersama circular fashion designer Adrie Basuki. Inisiatif tersebut diwujudkan dalam lima instalasi seni yang dibuat menggunakan limbah tekstil daur ulang sebagai upaya mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kreativitas dan keberlanjutan lingkungan.

Pertumbuhan industri fashion Indonesia yang semakin pesat, terutama melalui perdagangan digital, mendorong peningkatan permintaan terhadap bahan baku tekstil berkualitas. Perkembangan ini tidak hanya memberikan peluang bagi pelaku usaha fashion, tetapi juga memperkuat peran industri pendukung, termasuk pemasok kain dan toko bahan tekstil, dalam memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Industri tekstil global diperkirakan menghasilkan sekitar 92.000 ton polusi serat mikro setiap tahun. Berdasarkan penelitian terbaru dari Earth Action dalam laporan From Shedding to Solutions, sebanyak 63 persen serat mikro yang dihasilkan selama proses produksi akhirnya terlepas ke lingkungan dan menjadi salah satu penyumbang utama pencemaran mikroplastik di dunia.