Nasib saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex kian berada di ujung tanduk. Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka opsi untuk menghapus pencatatan (delisting) saham emiten tekstil tersebut menyusul keputusan perusahaan menutup operasional secara permanen mulai 1 Maret 2025.

Komunitas Minimalist Moms Indonesia (MMID) kembali menggelar Temu Perempuan Minimalis (TPM) 2026 pada Minggu, 25 Januari 2026 di Sekolah Murid Merdeka, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Mengusung tema #WearWiselyLiveFully, agenda tahunan ini secara khusus menyoroti isu sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan sebagai respons atas meningkatnya persoalan limbah tekstil dan pola konsumsi pakaian yang berlebihan.

Pemerintah terus mendorong perluasan pasar ekspor ke berbagai negara sebagai strategi memperkuat kinerja perdagangan nasional. Salah satu sektor yang dinilai memiliki prospek besar adalah industri tekstil. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa dengan terbukanya akses pasar ke banyak negara, ekspor tekstil Indonesia berpotensi meningkat hingga 10 kali lipat dalam 10 tahun ke depan.

Musyawarah Unit Kerja (Musnik) ke-6 Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPAI FSPMI PT Ayou Indotama Tekstil berlangsung khidmat pada Minggu, 15 Februari 2026, di Rumah Makan Mirasa, Kota Cimahi. Agenda rutin organisasi ini menjadi ruang penting untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sekaligus menyusun arah perjuangan ke depan demi kepentingan seluruh anggota.

Kejaksaan Agung merespons rencana pemerintah membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru di sektor tekstil dengan memanfaatkan aset milik PT Sri Rejeki Isman Tbk atau PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang telah disita dalam proses hukum. Korps Adhyaksa diketahui menyita sejumlah aset ekonomi perusahaan tersebut terkait dugaan korupsi penyaluran kredit dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).