Aktivitas perdagangan kain tekstil di kawasan Cipadu, Tangerang, Banten, masih menunjukkan pergerakan hingga September 2026. Permintaan dari masyarakat maupun pelaku usaha pakaian tetap berlangsung seiring kebutuhan bahan sandang yang terus berjalan.

Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas praktik impor tekstil ilegal dinilai dapat memberikan harapan bagi pertumbuhan industri tekstil nasional. Langkah tersebut juga menunjukkan adanya upaya negara untuk memberikan perlindungan terhadap pelaku industri dalam negeri yang selama ini menghadapi tekanan dari masuknya produk impor ilegal.

Kenaikan harga minyak mentah dunia hingga menembus level US$100 per barel mulai menjadi perhatian bagi industri manufaktur Indonesia. Meski sebagian besar sektor manufaktur masih mengandalkan batu bara dan listrik sebagai sumber energi utama, lonjakan harga minyak tetap berpotensi meningkatkan biaya produksi melalui transportasi, logistik, hingga bahan baku berbasis petrokimia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) memperkuat dukungan pembiayaan bagi industri nasional yang tengah menghadapi tekanan akibat persaingan global. Sektor tekstil, alas kaki, baja, hingga furnitur dinilai perlu mendapat perhatian lebih agar tetap mampu bertahan dan berkembang.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menilai pekerja di sektor tekstil, sandang, dan kulit memiliki peran penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Para pekerja tersebut disebut sebagai pahlawan devisa karena turut menopang aktivitas industri sekaligus menghasilkan kontribusi melalui kegiatan ekspor.