Industri tekstil Indonesia kembali menunjukkan geliat positif melalui langkah ekspansi yang dilakukan PT Citra Terus Makmur. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan apresiasinya terhadap perluasan usaha tersebut yang dinilai mampu memperkuat struktur dan rantai pasok industri tekstil nasional.
Lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) membuat Jawa Barat harus segera mencari jalan keluar untuk menekan angka pengangguran. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muhamad Nur, menilai bahwa kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk memperkuat sektor-sektor padat karya lain di luar industri TPT, seperti usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pertanian, perkebunan, serta pariwisata.
Langkah tegas pemerintah dalam menindak praktik impor pakaian bekas dan ilegal menjadi sinyal kuat atas komitmen negara melindungi industri tekstil nasional serta pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Aksi inspeksi yang dilakukan di sejumlah kawasan penimbunan barang di Jawa Barat beberapa waktu lalu menjadi bukti konkret pengawasan ketat terhadap peredaran pakaian impor yang masuk tanpa izin resmi.
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menghantam sektor industri padat karya di Indonesia. Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) mencatat sebanyak 126.120 buruh terkena PHK sejak akhir 2022 hingga Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan pekerja di sektor tekstil, garmen, dan sepatu yang selama ini menjadi tulang punggung lapangan kerja manufaktur nasional.
Asosiasi Garment dan Tekstil Indonesia (AGTI) menepis isu mengenai gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor tekstil dan garmen. Ketua Umum AGTI, Anne Patricia Sutanto, menegaskan bahwa industri tekstil nasional masih berada dalam kondisi stabil bahkan menunjukkan tren pertumbuhan positif. Hal ini disampaikan Anne usai melakukan audiensi dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli di Kantor Kemenaker, Jakarta, pada Kamis, 6 November 2025.
- Industri Tekstil di Ambang Kehancuran
- Ekspor Tekstil TRIS Melonjak 13%, Bukti Kebangkitan Industri TPT Nasional
- Bersatu dalam Ekonomi Pancasila, Kunci Kebangkitan Industri Tekstil Nasional
- Manufaktur Menguat, tetapi Tekstil dan Karet Masih Tersandung Tantangan Lama
- Prabowo Dorong Transformasi Pedagang Thrifting ke Produk Lokal untuk Selamatkan Industri Tekstil
- Bos Tekstil Sambut Larangan Thrifting, Janji Perkuat Produksi dan Serap Tenaga Kerja Baru
- Purbaya Siapkan “Jamu Kuat” untuk Sembuhkan Industri Tekstil dari Serbuan Baju Bekas Impor
Page 70 of 109
- You are here:
- Home
Terpopuler
- Peserta Pameran Global dari Berbagai Sub-sektor Dipastikan Hadir di Cinte Techtextil China 2025
- Stabilitas Pasar Kapas Global: Harga Acuan Dunia Bergerak Terbatas di Akhir 2025
- Intertextile Shanghai Edisi Musim Semi 2026 Kembali Digelar: Soroti Tren Pasar Mendatang, Inovasi, AI, dan Sustainability
- Kaleidoskop Tekstil dan Produk Tekstil 2025
- Yarn Expo Spring 2026 Soroti Transformasi Industri Menuju Masa Depan Benang dan Serat yang Berkelanjutan
- Industri Tekstil Hadapi Tahun Penentuan, Kendala Masih Membayangi Optimisme 2026
- Industri Tekstil 2025 di Persimpangan Jalan: Ketika Raksasa Satu per Satu Tumbang
Pustaka
- Sejarah Serat Buatan (Man-Made Fibres)
- Sumbu Perlawanan di Atas Sehelai Kain: Sejarah Industri Tekstil Jawa Tengah dan Gerakan Syarikat Dagang Islam H. Samanhudi
- Menapak Jejak Kota Senter: Sejarah Industri Tekstil Majalaya dari Alat Tenun Gedogan hingga Era Modern
- Sejarah Tekstil Indonesia dari Masa Kuno hingga Era Modern
- Sejarah Industri Tekstil Dunia yang Mengubah Wajah Manusia