Kesepakatan penghapusan tarif ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia ke Amerika Serikat (AS) menjadi 0% melalui skema Tariff Rate Quota (TRQ) ternyata belum sepenuhnya disambut antusias oleh pelaku industri. Di balik peluang akses pasar yang lebih terbuka, industri hulu dalam negeri justru menghadapi tantangan berat untuk memenuhi syarat volume impor bahan baku dari AS sebagai kompensasi kuota ekspor.
Kerja sama pemanfaatan limbah tekstil antara PT Pan Brothers Tbk dan Ravel Holding Inc. memicu perhatian publik di tengah isu sensitif impor pakaian bekas. Menanggapi hal tersebut, manajemen Pan Brothers menegaskan bahwa nota kesepahaman (MoU) yang diteken di sela kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump sejak Rabu (18/2/2026) tidak berkaitan dengan praktik thrifting atau perdagangan pakaian bekas utuh di pasar domestik.
PT Trisula Textile Industries Tbk dan PT Bersama Zatta Jaya Tbk menjadi sorotan pasar pada perdagangan 20 Februari 2026 setelah keduanya melesat tajam dan menembus level tertinggi dalam 52 pekan terakhir. Lonjakan harga yang terjadi dalam satu sesi tersebut memperlihatkan euforia kuat pada saham-saham sektor tekstil.
Asosiasi Garmen dan Textile Indonesia (AGTI) menegaskan bahwa kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat tidak serta-merta batal meski Mahkamah Agung (MA) AS membatalkan kebijakan tarif era Presiden Donald Trump. Dunia usaha, khususnya sektor tekstil dan garmen, diminta tidak terburu-buru menyimpulkan dampak perubahan kebijakan tersebut.
PT.Bozzetto Indonesia merupakan perusahaan kimia tekstil skala internasional yang mendukung industri ramah lingkungan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui acara One Day Seminar dengan judul “Sustainability for Textile Processing” yang berlangsung di dua tempat yaitu Mason Pine Hotel, Bandung pada 10 Februari 2026 dan Grand Mercure Solo Baru Hotel, Solo pada 12 Februari 2026.
- Kuota Nol Tarif ke AS Dibuka, Tekstil dan Garmen Indonesia Masuki Babak Baru Perdagangan
- Akses Nol Tarif ke AS, Industri Tekstil Indonesia Siap Lompat 10 Kali Lipat
- Utilisasi Tertekan, Impor Kapas dari AS Kian Sulit Terdongkrak
- Kolaborasi Strategis RI–AS Bernilai Rp 600 Triliunan, 11 MoU Diteken di Forum Bisnis Washington
Page 33 of 109
- You are here:
-
Home
- BERITA TERKINI
Terpopuler
- Peserta Pameran Global dari Berbagai Sub-sektor Dipastikan Hadir di Cinte Techtextil China 2025
- Stabilitas Pasar Kapas Global: Harga Acuan Dunia Bergerak Terbatas di Akhir 2025
- Intertextile Shanghai Edisi Musim Semi 2026 Kembali Digelar: Soroti Tren Pasar Mendatang, Inovasi, AI, dan Sustainability
- Kaleidoskop Tekstil dan Produk Tekstil 2025
- Yarn Expo Spring 2026 Soroti Transformasi Industri Menuju Masa Depan Benang dan Serat yang Berkelanjutan
- Industri Tekstil Hadapi Tahun Penentuan, Kendala Masih Membayangi Optimisme 2026
- Industri Tekstil 2025 di Persimpangan Jalan: Ketika Raksasa Satu per Satu Tumbang
Pustaka
- Sejarah Serat Buatan (Man-Made Fibres)
- Sumbu Perlawanan di Atas Sehelai Kain: Sejarah Industri Tekstil Jawa Tengah dan Gerakan Syarikat Dagang Islam H. Samanhudi
- Menapak Jejak Kota Senter: Sejarah Industri Tekstil Majalaya dari Alat Tenun Gedogan hingga Era Modern
- Sejarah Tekstil Indonesia dari Masa Kuno hingga Era Modern
- Sejarah Industri Tekstil Dunia yang Mengubah Wajah Manusia