Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Jawa Barat tengah mengalami fase tersulit dalam beberapa tahun terakhir. Lesunya permintaan pasar akibat tingginya serbuan produk impor, baik legal maupun ilegal, menyebabkan industri ini menjadi kontributor terbesar pemutusan hubungan kerja (PHK) di Jawa Barat sepanjang 2025. Mayoritas pelaku industri tekstil berjalan berdasarkan permintaan pasar, namun kini permintaan tersebut melemah signifikan karena pasar dalam negeri harus bersaing dengan produk impor dalam jumlah besar.
Menteri Koperasi Ferry Juliantoro mengungkapkan bahwa koperasi di Indonesia pernah menjadi kekuatan besar dalam perekonomian nasional. Pada masa sebelum kebijakan ekonomi pasar bebas diberlakukan, koperasi tidak hanya mengelola usaha skala kecil, tetapi juga mengoperasikan industri tekstil, garmen, bahkan memiliki bank sendiri. Ia mencontohkan Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI) yang memiliki industri tekstil hingga garmen, serta Bank Umum Koperasi Indonesia (Bukopin) yang awalnya berada di bawah kepemilikan koperasi.
Ratu Belanda Maxima melakukan kunjungan ke pabrik tekstil PT Glory di Kecamatan Ngrampal, Sragen, pada Selasa (25/11/2025). Kunjungannya ke Sragen dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Staf Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang fokus pada isu inklusi dan kesehatan keuangan. Ratu Maxima hadir dengan tampilan sederhana mengenakan setelan kuning, dan sempat berinteraksi langsung dengan para karyawan pabrik.
Standar Hijau Jadi Kunci, Industri Tekstil Vietnam Optimalkan Peluang EVFTA di Tengah Tekanan Global
Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam–Uni Eropa (EVFTA) telah membuka peluang besar bagi ekspor tekstil dan garmen Vietnam, terutama melalui insentif tarif yang luas. Namun, manfaat tersebut hanya dapat diraih apabila pelaku industri mampu memenuhi standar ketat pasar Eropa, termasuk tuntutan lingkungan, ketertelusuran, dan keberlanjutan yang kini menjadi “syarat masuk” dalam rantai pasok global.
- Tekanan Impor Menahan Kinerja, Chemstar Indonesia Bidik Kebangkitan Lewat Inovasi dan Produk Ramah Lingkungan
- Larangan Thrifting Jadi Momentum Kebangkitan UMKM Tekstil, Asalkan Didukung Kebijakan Pemerintah
- Kain Perca Jadi Sumber Karya Bernilai, Kreativitas Disabilitas Yogya Dorong Ekonomi Sirkular
- Purbaya Tegaskan Pengawasan Ketat Impor Tekstil Ilegal Demi Lindungi UMKM
Page 64 of 109
- You are here:
-
Home
- BERITA TERKINI
Terpopuler
- Peserta Pameran Global dari Berbagai Sub-sektor Dipastikan Hadir di Cinte Techtextil China 2025
- Stabilitas Pasar Kapas Global: Harga Acuan Dunia Bergerak Terbatas di Akhir 2025
- Intertextile Shanghai Edisi Musim Semi 2026 Kembali Digelar: Soroti Tren Pasar Mendatang, Inovasi, AI, dan Sustainability
- Kaleidoskop Tekstil dan Produk Tekstil 2025
- Yarn Expo Spring 2026 Soroti Transformasi Industri Menuju Masa Depan Benang dan Serat yang Berkelanjutan
- Industri Tekstil Hadapi Tahun Penentuan, Kendala Masih Membayangi Optimisme 2026
- Industri Tekstil 2025 di Persimpangan Jalan: Ketika Raksasa Satu per Satu Tumbang
Pustaka
- Sejarah Serat Buatan (Man-Made Fibres)
- Sumbu Perlawanan di Atas Sehelai Kain: Sejarah Industri Tekstil Jawa Tengah dan Gerakan Syarikat Dagang Islam H. Samanhudi
- Menapak Jejak Kota Senter: Sejarah Industri Tekstil Majalaya dari Alat Tenun Gedogan hingga Era Modern
- Sejarah Tekstil Indonesia dari Masa Kuno hingga Era Modern
- Sejarah Industri Tekstil Dunia yang Mengubah Wajah Manusia