Matius D Fakhiri melakukan kunjungan kerja ke pabrik tekstil PT Gajah Angkasa Perkasa di Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama rombongan meninjau langsung proses produksi, mulai dari pengolahan kain hingga menjadi pakaian siap pakai.
Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengungkap potensi risiko di balik pemberlakuan tarif 0 persen untuk produk tekstil dalam perjanjian dagang Indonesia–Amerika Serikat. Peneliti Departemen Ekonomi CSIS, Riandy Laksono, menilai kebijakan tersebut dapat memicu disrupsi rantai pasok industri tekstil nasional.
Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Rayon Tekstil (KAHMI Tekstil) menuntut transparansi MOU antara Pan Brothers dan Raven dalam kerangka Agreement on Reciprocal Trade (ART). Tuntutan ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif KAHMI Tekstil, Agus Riyanto untuk memastikan bahwa barang yang akan diimpor adalah cacahan bukan pakaian jadi bekas. Agus menyatakan bahwa sudah jelas jika worn clothing dalam deskripsi di Buku Tarif Kepabeanan Indonesia ada di HS 6309, sedangkan dalam bentuk cacahan dideskripsikan sebagai rags masuk kedalam HS 6310.
Sejumlah asosiasi yang menaungi industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) menyoroti sejumlah poin dalam The Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Kesepakatan tersebut telah ditandatangani kedua kepala negara pada Kamis (19/2/2026) dan mengatur besaran tarif resiprokal serta pengecualian tarif untuk sejumlah produk unggulan Indonesia, termasuk tekstil.
- Transformasi Cetak Tekstil Asia Tenggara Makin Cepat Lewat Digital Dye-Sublimation
- Kalangan Pertekstilan Nasional Tolak Impor Worn Clothing
- ART RI–AS Diteken, Luhut Tegaskan Daya Tawar Indonesia Makin Kuat
- Akses Nol Tarif ke AS Dibuka, Industri Tekstil RI Siap Bangkit
- Kuota Ekspor 0% ke AS Dinilai Berat, Industri Tekstil Terkendala Utilisasi dan Syarat Impor Kapas
- Pan Brothers Buka Suara Soal Impor Tekstil Bekas dari AS
- AGTI Pastikan MoU Dagang RI–AS Tetap Berjalan Meski Tarif Trump Dibatalkan
- BELL dan ZATA Cetak Rekor Tertinggi Setahun, Euforia Saham Tekstil Menguat
- Bozzetto Indonesia Dorong Inovasi dan Keberlanjutan Industri Tekstil melalui One Day Seminar
- Kuota Nol Tarif ke AS Dibuka, Tekstil dan Garmen Indonesia Masuki Babak Baru Perdagangan
Page 39 of 136
- You are here:
-
Home
-
BERITA TERKINI
- INDONESIA
Terpopuler
- Peserta Pameran Global dari Berbagai Sub-sektor Dipastikan Hadir di Cinte Techtextil China 2025
- Stabilitas Pasar Kapas Global: Harga Acuan Dunia Bergerak Terbatas di Akhir 2025
- Intertextile Shanghai Edisi Musim Semi 2026 Kembali Digelar: Soroti Tren Pasar Mendatang, Inovasi, AI, dan Sustainability
- Kaleidoskop Tekstil dan Produk Tekstil 2025
- Yarn Expo Spring 2026 Soroti Transformasi Industri Menuju Masa Depan Benang dan Serat yang Berkelanjutan
- Industri Tekstil Hadapi Tahun Penentuan, Kendala Masih Membayangi Optimisme 2026
- Industri Tekstil 2025 di Persimpangan Jalan: Ketika Raksasa Satu per Satu Tumbang
Pustaka
- Sejarah Serat Buatan (Man-Made Fibres)
- Sumbu Perlawanan di Atas Sehelai Kain: Sejarah Industri Tekstil Jawa Tengah dan Gerakan Syarikat Dagang Islam H. Samanhudi
- Menapak Jejak Kota Senter: Sejarah Industri Tekstil Majalaya dari Alat Tenun Gedogan hingga Era Modern
- Sejarah Tekstil Indonesia dari Masa Kuno hingga Era Modern
- Sejarah Industri Tekstil Dunia yang Mengubah Wajah Manusia